Senin, 04 Januari 2016

Apa Prioritas Hidupmu Saat ini?

Jauh sebelum menikah saya memiliki sahabat-sahabat yang luar biasa, kami bercerita dari A sampai Z, futsal bareng, ketawa dan lain-lain. Ketika ada sms berbunyi, langsung segera cap cus berangkat. Mereka mendapat prioritas dalam hidup saya. 

Ketika saya menikah mereka tetap menjadi sahabat saya, tetapi mereka bukan lagi prioritas utama saya. Istri saya mendapat prioritas dari apapun yang terbaik dari saya (Setelah Tuhan tentunya), terkadang setelah selesai acara walau itu tengah malam saya tetap ngotot pulang melintasi dinginnya malam, karena rasa rindu buat ketemu anak dan istri membuatku bersemangat. Saya gak pusing dibilang suami takut istri, terserah loe mau ngomong apa, emang gw tidur ama loe, gw kan tidur sama Istri gw...
Hehehehhe.....


Saya lebih takut mengecewakan istri dan anakku dari pada yang lainnya dan sederhana aja cara pikir saya. Kalau dia sahabat yang benar dia tidak akan membuat kekacauan dalam hubungan saya dengan anak dan istri. Kalau dia sahabat harusnya dia tidak akan membuat engkau jauh dari anak dan istrimu. Dan satu lagi, hanya suami dan istrilah yang berjanji di hadapan Tuhan setia sampai mati dan itu harus selalu kita ingat.


So, setelah menikah saya tidak punya prinsip "Me Time, My World". Itu hanya kata lain keegoisan dari orang orang yang tidak dewasa dalam Cinta dan Komitmen.


-*- Salam Basler -*-

0 komentar:

Posting Komentar